Cara Mengganti Nama Interface Network ke eth0 Pada Ubuntu 16.04 (Xenial Xerus)

Assalamualaikum gaes, udah lama nih ga update tulisan di web aku ini hehe. Nah kali ini saya akan memberikan informasi bagaimana cara melakukan penggantian nama interface network pada Ubuntu 16.04.

Seperti yang sudah kita ketahui bersama bahwa Ubuntu telah merilis Ubuntu 16.04 (Xenial Xerus) sebagai versi baru dari varian LTS (Long Term Support). Dan disini ada hal yang menarik jika kita pertama kali mencoba Ubuntu 16.04. Apabila kita mencoba melakukan instalasi pada VMware Workstation atau VirtualBox kita akan mendapati bahwa nama interface network kita adalah ens33. Kemudian kita pasti akan bertanya tanya, kok namanya berubah jadi ens33 yaa? Biasanya kan eth0 kek gitu ada apa nih? Trus gimana nih cara ngerubahnya?.

Oke, tenang-tenang. Sebenarnya itu adalah format default network interface yang baru dari Ubuntu. Tapi mungkin kita ini sudah terbiasa dengan format eth0. Nah, untuk mengubahnya berikut caranya :

  1. Silahkan login dan pakai akses root.
  2. Kemudian cek interface dengan perintah “ip a”.
    # ip a
    
    1: lo: <LOOPBACK,UP,LOWER_UP> mtu 65536 qdisc noqueue state UNKNOWN group default qlen 1
        link/loopback 00:00:00:00:00:00 brd 00:00:00:00:00:00
        inet 127.0.0.1/8 scope host lo
           valid_lft forever preferred_lft forever
        inet6 ::1/128 scope host 
           valid_lft forever preferred_lft forever
    2: ens33: <BROADCAST,MULTICAST,UP,LOWER_UP> mtu 1500 qdisc pfifo_fast state UP group default qlen 1000
        link/ether 00:0c:29:1f:ee:72 brd ff:ff:ff:ff:ff:ff
        inet 100.100.100.10/24 brd 100.100.100.255 scope global eth0
           valid_lft forever preferred_lft forever
        inet6 fe80::20c:29ff:fe1f:ee72/64 scope link 
           valid_lft forever preferred_lft forever
    
  3. Kita juga bisa mengecek nama interface yang dibuat system pada saat reboot dengan perintah “dmesg | grep eth”.
    # dmesg | grep eth
    
    [    3.050064] e1000 0000:02:01.0 eth0: (PCI:66MHz:32-bit) 00:0c:29:1f:ee:72
    [    3.050074] e1000 0000:02:01.0 eth0: Intel(R) PRO/1000 Network Connection
    [    3.057410] e1000 0000:02:01.0 ens33: renamed from eth0
    
  4. Berikutnya silahkan edit grub file agar interface kita berubah ke eth0. Buka dulu grub file dengan perintah ini :
    # sudo nano /etc/default/grub

    Dan rubahlah pada bagian “GRUB_CMDLINE_LINUX” yang awalnya seperti ini :

    GRUB_CMDLINE_LINUX=""

    Menjadi seperti ini :

    GRUB_CMDLINE_LINUX="net.ifnames=0 biosdevname=0"
  5. Setelah itu generate baru grub file nya :
    # sudo grub-mkconfig -o /boot/grub/grub.cfg
    
    Generating grub configuration file ...
    Warning: Setting GRUB_TIMEOUT to a non-zero value when GRUB_HIDDEN_TIMEOUT is set is no longer supported.
    Found linux image: /boot/vmlinuz-4.4.0-15-generic
    Found initrd image: /boot/initrd.img-4.4.0-15-generic
    Found memtest86+ image: /memtest86+.elf
    Found memtest86+ image: /memtest86+.bin
    done
    
  6. Ubahlah pada “/etc/network/interfaces” dan ganti nama interface menjadi eth0 :
    # nano /etc/network/interfaces
    
    auto lo
    iface lo inet loopback
    
    auto eth0
    iface eth0 inet static
            address 100.100.100.10
            netmask 255.255.255.0
            gateway 100.100.100.2
            dns-nameserver 8.8.8.8
  7. Terakhir reboot, dan cek kembali dengan perintah “ip a” atau “ifconfig”. Maka hasilnya nama interface telah kembali menjadi eth0.
    # ifconfig 
    eth0      Link encap:Ethernet  HWaddr 00:0c:29:1f:ee:72  
              inet addr:100.100.100.10  Bcast:100.100.100.255  Mask:255.255.255.0
              inet6 addr: fe80::20c:29ff:fe1f:ee72/64 Scope:Link
              UP BROADCAST RUNNING MULTICAST  MTU:1500  Metric:1
              RX packets:7 errors:0 dropped:0 overruns:0 frame:0
              TX packets:15 errors:0 dropped:0 overruns:0 carrier:0
              collisions:0 txqueuelen:1000 
              RX bytes:676 (676.0 B)  TX bytes:1184 (1.1 KB)
    
    lo        Link encap:Local Loopback  
              inet addr:127.0.0.1  Mask:255.0.0.0
              inet6 addr: ::1/128 Scope:Host
              UP LOOPBACK RUNNING  MTU:65536  Metric:1
              RX packets:160 errors:0 dropped:0 overruns:0 frame:0
              TX packets:160 errors:0 dropped:0 overruns:0 carrier:0
              collisions:0 txqueuelen:1 
              RX bytes:11840 (11.8 KB)  TX bytes:11840 (11.8 KB)
    # ip a
    1: lo: <LOOPBACK,UP,LOWER_UP> mtu 65536 qdisc noqueue state UNKNOWN group default qlen 1
        link/loopback 00:00:00:00:00:00 brd 00:00:00:00:00:00
        inet 127.0.0.1/8 scope host lo
           valid_lft forever preferred_lft forever
        inet6 ::1/128 scope host 
           valid_lft forever preferred_lft forever
    2: eth0: <BROADCAST,MULTICAST,UP,LOWER_UP> mtu 1500 qdisc pfifo_fast state UP group default qlen 1000
        link/ether 00:0c:29:1f:ee:72 brd ff:ff:ff:ff:ff:ff
        inet 100.100.100.10/24 brd 100.100.100.255 scope global eth0
           valid_lft forever preferred_lft forever
        inet6 fe80::20c:29ff:fe1f:ee72/64 scope link 
           valid_lft forever preferred_lft forever
    

    Nah, konfigurasi telah selesai. Dan kini kita telah mempunyai nama dengan style yang lama hehe. Emang terkadang beberapa hal itu Old but Gold haha.

    Okay mungkin itu dulu yang bisa saya sampaikan. Jumpa lagi di lain tulisan yaa.
    Wassalamualaikum gaes

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *