Ceramah Singkat: Lautan yang Terbakar – Ustadz Abu Fairuz, Lc.

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

Sodara-sodara muslim saya yang berbahagia. Pada postingan kali ini saya ingin kembali berbagi ilmu yang saya dapat dari video ceramah singkat Ustadz Abu Fairuz, Lc. yang berjudul “Lautan yang Terbakar”.

Berikut intisari dari ceramah beliau :

Sungguh lautan yang kita lihat dan perhatikan begitu sangat indahnya. Sangat tentram, menyejukkan pandangan mata, serta mendatangkan segala jenis bentuk keindahan didalam hati kita. Tapi lautan yang begitu indahnya akan datang masanya dimana menjadi lautan api. Lautan didalamnya terdapat macam-macam gunung berapi, yang ketika datang hari kiamat Allah SWT berfirman dalam QS. At-Takwir: 6 :

وَإِذَا الْبِحَارُ سُجِّرَتْ

Artinya : “dan apabila lautan dijadikan meluap”

Yang didalam lautan tersebut terdapat gunung-gunung berapi yang ketika datangnya hari kiamat maka Allah berkuasa menjadikan lautan yang tenang tersebut menjadi lautan api. Kita lihat dilautan yang sekarang ini tenang tapi jika Allah tatkala berkehendak, lautan yang tenang itu akan menenggelamkan ribuan manusia.

Contohnya adalah ketika Nanggroe Aceh Darussalam dilanda tsunami, seketika itu lautan yang tenang dan tentram berubah menjadi gelombang setinggi 30 meter yang meluluhlantahkan aceh.

Maka sungguh hari kiamat akan datang dan lautan yang tenang akan berubah menjadi lautan api yang dapat menghancurkan ribuan umat manusia. Kalaulah tsunami menghancurkan ribuan manusia dan bagaimana jika seluruh gunung-gunung dihancurkan. Allah SWT berfirman dalam Q.S At-Takwir ayat 3 :

وَإِذَا الْجِبَالُ سُيِّرَتْ

Artinya : “dan apabila gunung-gunung dihancurkan,”

Maka atas kuasa Allah gunung-gunung akan dihancurkan ketika hari kiamat dan sungguh bahwa gunung-gunung tidak hanya yang berada didaratan tetapi juga berada dibawah lautan banyak gunung-gunung berapi yang akan ada masanya meluluhlantahkan bumi mengeluarkan laharnya yang panas, membuat air laut terbakar menghancurkan umat manusia dan membinasakan kehidupan. Dan kapan hal itu terjadi? Tatkala kiamat datang.

Maka hendaklah kita senantiasa menyiapkan diri kita untuk hari kiamat, Anas bin Malik berkata :

أَنَّ رَجُلًا سَأَلَ النَّبِيَّ n عَنِ السَّاعَةِ فَقَالَ: مَتَى السَّاعَةُ؟ قَالَ: وَمَاذَا أَعْدَدْتَ لَهَا؟ قَالَ: لَا شَيْءٌ، إِلَّا أَنِّي أُحِبُّ اللهَ وَرَسُولَهُ n. فَقَالَ: أَنْتَ مَعَ مَنْ أَحْبَبْتَ

Artinya : ” Seorang bertanya kepada Nabi n tentang hari kiamat, ia berkata: Kapankah hari kiamat? Beliau bersabda: “Apa yang telah kau siapkan untuk menghadapi hari itu?” Dia menjawab: “Tidak banyak bekalku, tetapi aku mencintai Allah dan Rasulnya n.” Bersabdalah Rasulullah kepadanya: “Engkau bersama orang yang kau cintai.” “.

Jadi kita sebagai seorang muslim senantiasa bersiap-siap, berbekal dan siap ketika Allah SWT menjemputnya baik dengan kiamat sughraa yang merenggut nyawa kita ataupun kiamat kubra yang kita tidak tau kapan datangnya.

Itulah sedikit ilmu yang dapat saya sampaikan kepada sahabat sekalian dan semoga semua yang saya sampaikan lewat blog saya ini bermanfaat. Berikut saya lampirkan pula video ceramah tersebut :
[youtube https://www.youtube.com/watch?v=XPVfKkkgsp4]
Jazakallah Khairan.

وَ السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *