Instalasi & Konfigurasi Openstack Liberty di Ubuntu 14.04 LTS – Part 11

Assalamualaikum kawan semua, kali ini saya akan membagi kembali bagaimana cara “Instalasi dan Konfigurasi Openstack Liberty di Ubuntu 14.04 LTS” setelah pada part sebelumnya saya telah membagikan bagaimana konfigurasi ceilometer sebagai telemetry service pada openstack kali ini saya akan menjelaskan bagaimana kita mulai membuat sebuah instance (Virtual Machine) dengan Openstack tersebut.

Tapi bagi yang ingin melihat postingan pada part sebelumnya silahkan kunjungi link dibawah ini :

Instalasi & Konfigurasi Openstack Liberty di Ubuntu 14.04 LTS – Part 1

Instalasi & Konfigurasi Openstack Liberty di Ubuntu 14.04 LTS – Part 2

Instalasi & Konfigurasi Openstack Liberty di Ubuntu 14.04 LTS – Part 3

Instalasi & Konfigurasi Openstack Liberty di Ubuntu 14.04 LTS – Part 4

Instalasi & Konfigurasi Openstack Liberty di Ubuntu 14.04 LTS – Part 5

Instalasi & Konfigurasi Openstack Liberty di Ubuntu 14.04 LTS – Part 6

Instalasi & Konfigurasi Openstack Liberty di Ubuntu 14.04 LTS – Part 7

Instalasi & Konfigurasi Openstack Liberty di Ubuntu 14.04 LTS – Part 8

Instalasi & Konfigurasi Openstack Liberty di Ubuntu 14.04 LTS – Part 9

Instalasi & Konfigurasi Openstack Liberty di Ubuntu 14.04 LTS – Part 10

Langsung saja berikut caranya :

LAB 63 – Membuat Virtual Network

Network Public (External)

Sebelum membuat instance, kita buat terlebih dahulu networknya dan kali ini kita akan membuat sebuah public network yang nantinya digunakan oleh instance dan diperoleh secara DHCP.

  1. Langsung saja, pada node controller, gunakan credentials admin :
    $ source admin-openrc.sh
  2. Setelah itu kita buat networknya :
    $ neutron net-create public --shared --provider:physical_network public \
      --provider:network_type flat

    --shared adalah option yang mengijinkan seluruh project untuk menggunakan network. sedangkan option --provider:physical_network public dan --provider:network_type flat digunakan untuk menghubungkan flat virtual network dengan flat native public physical network pada interface eth1.1

  3. Kemudian kita buat subnet pada network yang telah kita buat:
    $ neutron subnet-create public PUBLIC_NETWORK_CIDR --name public \
      --allocation-pool start=START_IP_ADDRESS,end=END_IP_ADDRESS\
      --dns-nameserver DNS_RESOLVER --gateway PUBLIC_NETWORK_GATEWAY

    Contohnya seperti ini :

    $ neutron subnet-create public 192.168.60.0/24 --name public \
      --allocation-pool start=192.168.60.150,end=192.168.60.200 \
      --dns-nameserver 8.8.8.8 --gateway 192.168.60.130

    2

  4. Hasil output dari command diatas seperti dibawah ini :

Private Network (Internal)

Selanjutnya kita akan membuat private network. Lakukan konfigurasi dibawah ini pada node controller

  1. Gunakan credentials admin :
    $ source admin-openrc.sh
  2. Kemudian kita buat network internal :
    $ neutron net-create private

    3

  3. Selanjutnya kita buat subnet pada network yang telah dibuat :
    $ neutron subnet-create private PRIVATE_NETWORK_CIDR --name private \
      --dns-nameserver DNS_RESOLVER --gateway PRIVATE_NETWORK_GATEWAY

    Contohnya seperti ini :

    $ neutron subnet-create private 10.10.10.0/24 --name private \
      --dns-nameserver 8.8.8.8 --gateway 10.10.10.1

    4

LAB 64 – Membuat Virtual Router

Private network yang telah kita buat sebelumnya harus terhubung dengan public network menggunakan sebuah router virtual, interface pada router nantinya akan terhubung dengan network private sedangkan gateway akan digunakan sebagai network public.

Berikut langkah-langkahnya :

  1. Gunakan credentials admin :
    $ source admin-openrc.sh
  2. Tambahkan router: external pada network public :
    $ neutron net-update public --router:external

    5

  3. Buat routernya :
    $ neutron router-create idn-router

    6

  4. Setelah itu tambahkan subnet private network pada interface router :
    $ neutron router-interface-add idn-router private

    7

  5. Tambahkan gateway network public pada router :
    $ neutron router-gateway-set router public

    8

  6. Lakukan verifikasi pada node controller :
    • Lihat list network namespaces nya :
      $ ip netns

      9

    • Kita lihat pula port pada router :
      $ neutron router-port-list idn-router

      10

    • Kita tes ping pada interface public :
      hugo@controller:~$ ping -c 4 192.168.60.151
      PING 192.168.60.151 (192.168.60.151) 56(84) bytes of data.
      64 bytes from 192.168.60.151: icmp_seq=1 ttl=64 time=60.6 ms
      64 bytes from 192.168.60.151: icmp_seq=2 ttl=64 time=0.146 ms
      64 bytes from 192.168.60.151: icmp_seq=3 ttl=64 time=0.686 ms
      64 bytes from 192.168.60.151: icmp_seq=4 ttl=64 time=0.237 ms--- 192.168.60.151 ping statistics ---
      4 packets transmitted, 4 received, 0% packet loss, time 3003ms
      rtt min/avg/max/mdev = 0.146/15.431/60.656/26.111 ms

      11

    • Verifikasi melalui dashboard121314

Baiklah selanjutnya akan kita lanjutkan pada postingan berikutnya agar tidak terlalu panjang dalam satu post ini terima kasih. Salam.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *